"People want to know that they belong, they're needed, they're loved, they're wanted. That's it."
Hari ini ada hal yang gue sadari. Kalau gue dikelilingi sama orang-orang yang buat gue jadi salah satu orang beruntung dari sekian banyak orang-orang beruntung di dunia ini. Karena kehadiran mereka semua. Akhirnya gue sadar, mereka semua yang buat gue bisa terus ngejalanin hari-hari, ketawa, nangis, dan ngerasain berbagai macam perasaan. Mereka yang buat gue bisa bersyukur sebagai diri gue sekarang ini (engga termasuk kejelekan-kejelekan gue). Gue bukan orang yang pintar mengekspresikan perasaan gue dengan benar, gue juga bukan orang yang ahli menuliskan perasaan gue untuk bisa dimengerti. Dan bukan orang yang bisa ngebalas semua kebaikan yang gue terima dari orang-orang disekitar gue. Walaupun begitu, gue pengen tetap berusaha untuk menuliskan makna tentang kehadiran mereka. Tulisan ini bakal gue baca ulang kalau lagi down untuk ngingetin, gue punya orang-orang yang (pernah ataupun masih) pengen gue tetap berusaha untuk terus belajar jadi pribadi yang lebih baik dan terus nyoba untuk bisa jadi berguna. Ngga useless.
Ada beberapa dari mereka yang jarang gue publikasikan yang ngga banyak orang tau kalau gue dekat sama mereka dan sering ngabisin waktu sama mereka. Gue bukan salah satu orang yang memanfaatkan dengan maksimal kegunaan media sosial untuk mempublikasikan kegiatan gue sehari-hari atau semua momen momen spesial gue ke banyak orang. Cuma disaat gue lagi kepengen. Itu bukan karena gue ngga senang, ngga bangga atau juga ngga mau ada yang tau. Some things are just too precious to be shared with many people. Karena mereka terlalu berharga, update di media sosial bukan hal yang utama bagi gue karena yang terutama adalah menikmati waktu kebersamaan yang saat itu lagi berlangsung. Bukan berarti orang-orang yang update ngga bisa menikmati waktu mereka, setiap orang punya cara mereka sendiri untuk mengekspresikan rasa senang. Dan gue memilih cara mengekspresikan rasa senang gue saat bersama mereka dengan ngga sibuk sama hp gue.
Ada beberapa dari mereka yang jarang gue publikasikan yang ngga banyak orang tau kalau gue dekat sama mereka dan sering ngabisin waktu sama mereka. Gue bukan salah satu orang yang memanfaatkan dengan maksimal kegunaan media sosial untuk mempublikasikan kegiatan gue sehari-hari atau semua momen momen spesial gue ke banyak orang. Cuma disaat gue lagi kepengen. Itu bukan karena gue ngga senang, ngga bangga atau juga ngga mau ada yang tau. Some things are just too precious to be shared with many people. Karena mereka terlalu berharga, update di media sosial bukan hal yang utama bagi gue karena yang terutama adalah menikmati waktu kebersamaan yang saat itu lagi berlangsung. Bukan berarti orang-orang yang update ngga bisa menikmati waktu mereka, setiap orang punya cara mereka sendiri untuk mengekspresikan rasa senang. Dan gue memilih cara mengekspresikan rasa senang gue saat bersama mereka dengan ngga sibuk sama hp gue.
Ada beberapa dari mereka juga adalah orang orang baru yang tanpa gue sadarin udah ngambil tempat di hati gue. Salah satu dari mereka pernah ngepost di path dengan caption "teman baru rasa sewindu". Iya, walaupun gue baru kenal mereka, tapi rasa peduli mereka, kelucuan mereka, tingkah mereka, obrolan obrolan gue dengan mereka ngga menandakan kalau mereka adalah orang orang asing yang baru aja datang, dan berubah jadi orang orang yang gue harap mereka bisa menetap lebih lama atau kalau boleh seterusnya.
Words can't even describe their kindness. I won't stop say thank you to all of them for the supports and prayers and for always been there whenever i'm down even when i'm in the lowest mood. I know sometimes i scared them, but they should know that because i feel being myself when i'm with them. They make me comfortable in a weird way. They are not always perfect but for me it feels perfect having them in my life.
There will be plenty of times in our lives when we feel that life is too hard too difficult for us to go through it. The times where it seems like no one is there for us. The times where we lose all the hopes. But as soon as we make peace with ourselves and with what happen, we will be much much happier, the power of being ikhlas and accepting things as they happen.. Share your lessons learned from the problems you faced with some friends. No matter what, it's always better to be honest and express your true feelings to your friends.
Find a friend who when everybody has given up on you, will stay by your side no matter what. Have a lovely holiday! And happy ied mubarak :)

0 komentar:
Posting Komentar