1 Maret 2014. Saya memutuskan untuk membuat blog baru, sebenarnya saya ingin membuatnya dari awal tahun. Namun dikarenakan beberapa kesibukan akhirnya baru bisa membuatnya malam ini, di tanggal satu ini, sebagai simbol permulaan.
Memilih untuk meninggalkan blog yang lama. Bukan, bukan meninggalkanya. Lebih tepatnya adalah memilih untuk menyimpannya. Menghentikannya. Menghentikan cerita-cerita lalu dan memulai untuk membuat cerita yang baru. Tidak membawanya ke dalam perjalan yang baru. Menutupnya menjadi sebuah buku yang sudah waktunya untuk disimpan. Ya, disimpan.
Kenapa saya suka menulis, karena menurut saya dengan menulis saya bisa membuat sejarah untuk diri saya. Sejarah yang nantinya ingin saya ceritakan kepada anak-anak saya atau kalau saya lebih beruntung lagi, juga kepada cucu-cucu saya. Bukti perjalanan saya. Hal-hal yang terjadi dalam hari-hari saya, perasaan-perasaan yang pernah saya rasakan, pikiran-pikiran yang pernah ada dalam kepala saya, orang-orang yang pernah hadir dalam kehidupan saya, pelajaran-pelajaran yang telah saya dapat, kesalahan-kesalahan yang telah saya lakukan, rahasia-rahasia yang ada dalam diri saya, momen-momen tertentu yang terjadi dalam hidup saya yang ingin saya abadikan ataupun yang ingin saya hapus selamanya. Saya ingin menceritakan itu semua, menuliskannya, merangkainya menjadi sebuah kalimat, lalu menjadi paragraf, lalu sebuah bab, dan akhirnya menjadi sebuah buku. Buku yang akan saya ambil dari rak pada satu hari ketika ingin mengingat kembali siapa, bagaimana, dan apa yang membuat saya bisa mencapai kehidupan saya saat itu. Cerita apa saja yang telah saya buat dikehidupan saya. Jalan-jalan kehidupan mana saja yang telah saya lewati.
Saya memutuskan untuk membuat buku perjalanan yang baru. Buku yang halaman pertamanya masih kosong. Kosong.. tanpa ada kalimat pembuka yang berhubungan dengan buku yang lama. Sudah waktunya menutup buku yang lama. Menyimpannya ke dalam rak. Dan memulai untuk membuat satu lagi judul buku yang baru.
Perjalanan macam apa, nama-nama siapa saja, perasaan-perasaan seperti apa, kejadian-kejadian yang bagimana yang akan saya tuliskan semuanya masih menjadi misteri. Yang saya perlu lakukan untuk mengungkap misteri itu adalah, mengisi halaman demi halamannya..

0 komentar:
Posting Komentar